Kenali Risiko Kehamilan Kembar Sebagai calon ibu dari anak kembar, kenali risikonya untuk bisa mengantisipasinya.


Saat mengetahui kalau dalam kandungan Anda terdapat dua janin atau lebih pasti muncul rasa haru dan gembira. Namun, berbeda dari kehamilan biasa, proses kehamilan bayi kembar lebih berat.

Pada kehamilan kembar ada beberapa risiko yang bisa dihadapi sang ibu maupun janinnya. Sebagai calon ibu dari anak kembar atau lebih Anda harus mengetahui risiko-risiko tersebut untuk agar bisa mengantisipasinya.

1. Bayi lahir prematur
Hal yang paling sering dialami bayi kembar adalah prematur atau lahir sebelum waktunya. Efek dari bayi lahir prematur bisa bermacam-macam, salah satunya adalah pertumbuhan organ-organ janin yang belum sempurna. Tetapi Anda tidak perlu khawatir karena saat ini rumah sakit banyak yang sudah memiliki teknologi tinggi untuk menangani bayi prematur. Dalam memilih dokter kandungan, usahakanlah yang mudah diajak berkomunikasi. 

Tanyakan penyebab tiap gejala yang muncul baik pada janin ataupun tubuh Anda sendiri. Kelahiran prematur bisa disebabkan berbagai hal, salah satunya adalah sang ibu mengalami stres. Untuk itu nikmati proses kehamilan Anda, jika merasa ada yang mengganjal dengan kehamilan atau keadaan psikis Anda segera konsultasikan ke dokter.

2. Diabetes saat hamil
Ibu yang mengandung anak kembar lebih berisiko terkena diabetes saat hamil (gestational diabetes)dibandingkan dengan yang mengandung satu janin. Hal itu disebabkan meningkatnya produksi hormon tertentu yang berpengaruh pada kemampuan tubuh untuk mengolah insulin. Biasanya dokter akan menyarankan ibu untuk diet untuk mengatur hormon. Kondisi ini tidak terlalu berpengaruh pada keadaan bayi tetapi lebih pada kesehatan ibu.

3. Masalah plasenta
Masalah  pada plasenta sebenarnya bisa menimpa semua kehamilan bukan hanya kehamilan kemabar. Tetapi resikonya lebih tinggi pada kehamilan kembar. Masalah plasenta yang sering muncul adalah placenta previa dan placenta abruptio. Hal itu bisa menimbulkan pendarahan baik saat hamil maupun setelah melahirkan. Dokter sebenarnya bisa cepat mengetahui masalah plasenta jika dilakukan kontrol secara detail dan masalah itu bisa segera diatasi.

4. Masalah Jantung
Penelitian yang dilakukan peneliti Kanada mengungkapkan ibu yang hamil anak kembar berisiko terkena masalah jantung. Bisa berupa serangan jantung maupun gagal jantung. Saat kehamilan bisa saja ibu mengalami masalah jantung. Risikonya empat kali lebih besar dibandingkan dengan ibu yang mengandung satu anak. Penyebabnya sebagian besar ternyata stres yang berkepanjangan.

Selain itu, risiko darah tinggi juga kerap terjadi pada ibu hamil yang berhubungan pada masalah jantung. Untuk itu hindari stres selama kehamilan dan banyaklah melakukan kegiatan yang Anda senangi. Hal itu bisa mengurangi stres dan tekanan pada masa kehamilan.

About bidandelima

Bismillah... Cukuplah bl aq merasa mulia krn Engkau sbg Tuhan bagiq & cukuplh bila aq bangga bahwa aq mnjd hamba bagiMu. Engkau bagiq sebagaimana yg aq cintai, mk berilah aq taufik sebagaimna yg Engkau cintai. (Sayidina Ali Karamallahu Wajnah) "Ya Allah, Jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, jangan Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidaktahuan mereka" (Abu Bakar As-Shiddiq. ra)
This entry was posted in kehamilan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s